Upacara Syukuran Tongkonan

Upacara Syukuran Tongkonan: Pelataran Menjadi Lautan Babi

DSC_0523.jpg

Upacara syukuran Tongkonan ini juga menjadi salah satu upacara termahal dan teruwet di Toraja. Tentu berbeda dengan upacara kematian, upacara syukuran tongkonan ini tidak melibatkan kerbau sebagai korbannya, karena dalam mistis Toraja, kerbau hanya memiliki fungsi sebagai lambang derajt sosial seseorang dan berfungsi sebagai pengantar arwah ke Puya’.

Upacara syukuran Tongkonan ini dipenuhi dengan kurban babi.

DSC_0533.NEF.jpg

Meskipun berbeda dengan upacara kematian, tapi layoutnya sama dengan upacara kematian. Allang disambungkan jadi satu menjadi tempat bagi keluarga dan tamu keluarga, menghadap ke tongkonan yang akan diresmikan. Bagian tengah dibiarkan kosong, nantinya akan menjadi tempat bagi babi-babi persembahan.

Sebuah silsilah keluarga terpasang di tongkonan. Dalam silsilah tersebut, terdapat silsilah mulai dari simbah buyut sampai keturunan terbawah. Setiap keluarga kecil dalam silsilah tersebut, wajib membawa satu ekor babi, sebagai suatu perwujudan tanda ‘kehadiran’ keluarga yang dimaksud. Jadi, babi disini dianggap sebagai simbol keluarga.

Babi yang dibawa adalah babi yang berukuran besar dan mahal, yang kemudian diletakkan dalam tandu yang telah dihias. Tandu tersebut kemudian diletakkan di halaman.

Setelah jumlah seserahan babi dan jumlah keluarga lengkap, maka prosesi pun dimulai. Sebelumnya, keluarga dan tamu yang datang membawa nasi dan tambahan lauk-pauk sendiri. Kemudian, nanti babinya setelah prosesi akan ditikam dengan bambu, lalu dikembalikan kepada keluarga pembawa, dan keluarga pembawa babi akan memasaknya disitu juga dan memakan bersama-sama disitu juga. Berbeda dengan upacara kematian yang semuanya disiapkan oleh pihak keluarga yang berduka.

Makanan khas sejenis lepet, tapi dari ketan hitam

DSC_0534.NEF.jpg

Sejenis nasi kucing. Ketan hitam ditambah ikan asin pindang bumbu balado

Pengunjung boleh melihat? Boleh karena ini termasuk salah satu upacara adat yang masih lestari dan boleh dijalankan di Toraja. Tetapi pengunjung tidak akan dapat makanan apapun, kecuali ketika ada keluarga yang punya hajatyang berbaik hati memberikan makanan kepada Anda.

sumber: http://ceritadisana.blogspot.co.id/2015/01/upacara-syukuran-tongkonan-pelataran.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s